Kategori
Uncategorized

Meracik Musik Penyembuhan

Nada-nada yang terjalin dalam musik, tidak cuma dapat menyenangkan dan menghibur alat pendengar dan hati pendengarnya. Musik juga mempunyai tenaga penyeimbang dan penyembuh jiwa dan raga.

Sedangkan banyak yang telah mengenal isu yang menyebut bahwa sekitar 60 persen tubuh manusia terdiri dari air, belum terlalu banyak yang mengenal bahwa tubuh kita yakni juga alat perekam yang bagus. Tubuh manusia mempunyai sejarah dan acuan yang terekam dengan benar-benar mendetail oleh jaringan sel-selnya. Tubuh kita kemudian menaruh sejarah dan rujukannya itu lalu mengolahnya menjadi sebuah kebijaksanaan yang tentu akan berbeda antara satu orang dengan orang lainnya. Ini menghasilkan tiap-tiap orang unik.

Musik, bidang yang sudah aku tekuni semenjak kecil dan kemudian menjadi pekerjaan dan jalan hidup aku, yaitu salah satu faktor yang mempunyai tenaga untuk menyusuri sejarah dan acuan yang terekam dalam diri manusia, jauh sampai ke partikel terkecilnya. Kesanggupan ini yang menghasilkan musik mempunyai tenaga penyembuhan luar awam yang belum banyak orang mengetahuinya.

Dikala mulai mempelajarinya, aku malahan tidak mengenal bahwa musik mempunyai tenaga penyembuhan. Baru pada tahun 2000, aku mengenal hal hal yang demikian. Itu malahan, aku tidak terlalu berminat menekuninya, sedangkan konsisten mempelajari bidang penyembuhan dengan musik atau music for healing. 2010 aku telah mempunyai akta sebagai terapis musik penyembuhan.

Namun baru pada 2010 hasilnya aku mantap menekuni bidang ini. Panggilan yang semenjak lama aku terima dan terus aku acuhkan, hasilnya tidak dapat lagi aku tampik. Aku memastikan turun seketika, membagi estetika musik dengan sistem yang berbeda sama sekali dengan yang sebelumnya aku lakukan. Setahun kemudian, pada 2011, aku mengambil kuliah Music for Healing dan mendapatkan akta pada 2013. Aku kemudian mulai mendidik music for healing ke beragam daerah, berjumpa dengan banyak orang dan bersuka ria sekali seandainya dapat menolong mereka menyelesaikan permasalahan kesehatannya dengan musik. Lalu pada 2017 lalu, untuk meningkatkan pengetahuan, aku kembali mengambil sertifikasi, kali ini untuk Quantum Physics. Karenanya kini, kecuali memakai music for healing, aku sering kali pula menggunakan quantum touch dan hipnoterapi dikala mengobati pasien.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.